Sabtu, November 07, 2009

Bunga

Bunga kadaluarsa..
Terlambat mekar dalam genggaman
tersayat irisan halus bernama 'keakuan'

jangan mendekat jika kau tak ingin didekati

banyak sentuhan
tapi tak mampu benar2 menyentuh

penyair menari
bergoyang mengikuti alur
geleng2 kepala
angguk2

tiba2 gelas pecah !
Dan dia menjadi buta..

Hey !

Hey, lekaslah kemari !

Ya !
Kau !
Siapa lagi selain kau di tempat ambigu ini..

Marilah kemari
Duduk di dekatku, kan kuberitahu indahnya warna pelangi padamu..
Atau bagaimana cara bunga mekar penuh..

..tidak ?..
Tak mau.?

Apa ?
Singgasanaku ?
Tikar butut di sudut itu ?

Ah, tidak-tidak..

Hanya aku yang merajai tempat itu selama ini..

Aku belum punya selimut tebal dan teh hangat yang cukup..