Di balik goresan pena
di balik sayap yang mengering
di balik embun yang menguap
aku ada.
aku di sini.
mencoba mengukir sesuatu yang abstrak
impianku.
entahlah,
pena butut yang tergeletak menuntut harap di meja
seribu sayap yang aku tak mengerti kapan terkembangnya
dan embun pagi yang beningnya mengajakku malu
biar saja..
aku meraba-raba dalam gelap
mencoba melihat sinar temaram
bukan nyatakah ini ?
sekali lagi..
tertunduk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar