Rabu, Juli 29, 2009

7 Februari 2009

Hati bukan, bukan batu
batupun luluh pada tetesan air yang mengindahkannya
hati ini lembut
lama tersayat baru sekarang apakah kan sembuh ?
atau telahkah bernanah ?

kau tegak berdiri di sana...
dengan benteng pikiran batin
sulit ku tembus

Tapi, kau sodorkan celah padaku
celah sempit hampir menutup
harapanku
semangat yang sertai hariku

Wajahmu begitu indah hari ini
seperi saat ombak mengejar kita
hangat
yah...
aku memilihmu !
selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar