Satu kata
dua
seribu...
tak cukup !
Sinar mata yang hanya mampui itu
merasuk
melewati celah terkelam
banyak angan bermain di dalamnya
anganku
anganmu
angan kita...
Mata...
jendela yang tak kan pernah hitam
mungkin tlah sering berembun
oleh badai
atau gerimis yang menghangatkan
atau hampir retak oleh api
Tapi, yang slalu ku ingat
Mata itu tetap berkata
"Aku menyayangimu"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar