Sabtu, Juni 20, 2009

Tentang Cinta...

Cinta bukan tentang memiliki
tapi, bagaimana melihat yang kita cintai berkembang maju ke arah yang lebih baik
turut bahagia atas apa yang membuat hatinya membuncah penuh binar bahagia
dan merasakan bagaimana kesedihan melanda saat dia tenggelam dalam duka yang menyelimuti sisi tergelapnya

Cinta bukan tentang memiliki
arti cinta yang hakiki jauh lebih mulia dari sekedar rasa itu
dan bila kau di dalamnya, hatimu akan merasakan kehangatan yang membuat seluruh tubuhmu bergetar haru dalam kehangatan yang indah

Mengapa saat kita tidak memiliki sesuatu yang kita cintai kita cenderung merasa dunia ini begitu tidak adil ?
Tidak sadarkah engkau akan sesuatu, bahwa rasa cinta yang kita rasakan itu adalah suatu anugerah yang nyata ?
Tidak bersyukurkah engkau masih diizinkan untuk merasakan bagaimana cinta itu bekerja...di pikiranmu...di hatimu...?
Mengapa kita tidak melihat dari sisi terbaik yang dapat kita lihat ?

Cinta itu bukan sesuatu yang kaku, dia bebas, dia lepas, dan segala yang dimiliki oleh cinta, tak bisa sepenuhnya dimiliki olehmu. Karena kembali, semua hanya akan menjadi milikNya, dan sampai kapanpun akan tetap menjadi milikNya.

Cinta itu adalah sesuatu yang indah, yang kemuliaannya hanya bisa dirasakan oleh jiwa yang murni mencintaNya, yang dibibirnya selalu melantunkan asma Sang Maha Agung, yang disikapnya selalu menggambarkan kesantunan dan ketundukan pada dzat tak terbatas itu, yang di hatinya selalu dalam ketulusan tak terhingga untuk mencapai ridhoNya.

Cinta bukan tentang kau dan aku. Tidak. Cinta tidak sesempit itu.

Cinta itu mengajarkan kita bagaimana untuk memberi, bukan meminta.
Cinta itu mengajarkan kita cara mengikhlaskan, bukan semata menggenggam erat dan menyelimutinya dengan ego yang kita punyai.

Cinta adalah tempat dimana kita bisa menjadi diri sendiri, tempat dimana kita bisa melepas penat, tempat dimana kita menyapa dunia dan berkata "Inilah aku."
Cinta bukan berdasarkan derajat, fisik, ataupun hal-hal bersifat semu lainnya. Cinta itu murni, yang tercipta dari keikhlasan hati. Mencintai karena Allah. Dengan dasar itu, kau bisa mencintai dengan penuh keikhlasan...

2 komentar:

  1. Setuju...smaa kayak isi hatiku, tapi blum bisa mengungkapkannya dgn baik kayak gini...=)

    BalasHapus
  2. Makasih sudah bersedia membaca.. :)

    BalasHapus