Kamis, Juni 25, 2009

Rumput Kerdil...

dan aku bukan bunga
yang wanginya terdengar di setiap helaan nafasmu
dan aku bukan bunga
yang warnanya mampu buat hatimu bersinar
dan sekali lagi, aku bukan bunga
yang madunya mampu buat lidahmu menari

aku hanya rumput kerdil
memandang iri pada bunga lain yang begitu indah

aku mungkin tidak berharga
aku mungkin tak berarti apa-apa

dalam diamku
ku mungkin lalai berlakon
saat dawai nyanyian membelaiku lembut
aku terlena
dan lupa pada bumi yang kupijaki

aku bukan bunga
yang berkarakter
yang berkepribadian kuat
yang anggun
yang santun

aku kata aku bukan bunga !
aku hanya rumput kerdil !
dapatkah kau memaknai rasaku dalam kekerdilan ini ?
aku tetap memandang iri pada bunga2 itu
dan sejenak, biarkan aku mencintai diriku apa adanya
biarkan aku tersenyum dalam lelahku
bersama sepi yang menemaniku bermandikan bintang
mungkin kau tak tau rasaku

dan kau pikir aku kan menyerah ?
cih...tak akan...
tak semudah itu menaklukkanku
aku kuat
dan akan semakin menguatkan diriku...

dalam diamku
jiwaku berkata
"Marilah, pijak tanah yang baru"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar